Misteri Suara Asing di Kamar Nattaya Cerita Pendek Karya LOUISA REGINA RAE

Suara deburan ombak terdengar begitu syahdu dari dalam kamar seorang gadis perempuan, gadis itu memiliki rambut yang panjang dan berkilau, kulitnya sangat eksotis, gadis perempuan itu bernama Nattaya Zora. Ia tinggal bersama kedua orang tuanya di tepi pantai yang sangat indah, terumbu karang di dalam lautnya sangat cantik dengan berbagai warna-warna indahnya, pasir di tepi pantainya juga berwarna coklat muda, jika kita menginjakkan kaki disana, teksturnya sangat halus, itulah mengapa Nattaya sangat senang tinggal disana. “Nattaya, ibu pergi sebentar ya, ingat jangan bukakan pintu pada orang asing” ucap ibunya, “Iya Bu, hati-hati di jalan” jawab Nattaya sambil melambaikan tangan. “Oke, sekarang saatnya aku belajar untuk ujian besok, supaya saat ibu pulang aku bisa langsung makan malam bersama” ucap Nattaya pada dirinya sendiri. Nattaya langsung bergegas menuju meja belajarnya, kebetulan meja belajarnya ditempatkan di samping jendela kamarnya, jadi Nattaya bisa belajar sambil menikmati angin sepoi-sepoi yang masuk menerobos tirai kamarnya. Nattaya sangat semangat belajar, karna ia akan menggunakan notebook yang baru di belikan ayahnya, “Nattaya” ucapnya sambil menuliskan namanya di buku barunya. Saat sedang asyik belajar, terdengar suara asing dari jendela yang memanggil namanya. “Nattaya, Nattanya” terdengar dari jendela, “Hah? siapa itu? Bukankah ayah dan ibu sedang pergi” ucapnya dalam hati, Nattaya langsung melihat keluar jendelanya dengan rasa penasaran, “Tidak ada siapa-siapa, ah paling aku salah dengar” katanya sambil menaikkan bahunya.

Elderly woman smiling and touching window glass facing a white cockatoo with yellow crest perched outside

Beberapa saat kemudian, mentari telah terbenam di ufuk barat, dan hari pun mulai gelap. “Nattaya ibu pulang” panggil sang ibu, “Yeay!” seru Nattaya, ia langsung berlari menghampiri ibunya di depan pintu. Setelah itu mereka semua berkumpul di meja makan untuk makan bersama, Nattaya ingin sekali menceritakan kejadian tadi kepada ibu dan ayahnya, tapi ia takut kedua orang tuanya tidak mempercayainya, akhirnya ia memendam cerita itu dan menganggapnya hanya salah dengar. Malam pun tiba, Nattaya sudah merebahkan dirinya di tempat tidurnya. “Pintar anak ibu sudah tidur, selamat malam Nattaya” ucap ibunya. Setelah ibunya menutup pintu terdengar suara “Nattaya, Nattaya,” Seketika Nattaya yang sudah hampir terlelap itu melompat dari tempat tidur, “Suara itu lagi, aku yakin kali ini aku tidak salah dengar, suaranya sangat jelas di telinga,” ucapnya, “Oke, tenang jangan takut, Nattaya kamu harus tidur sekarang” katanya pada dirinya sendiri. “Nattaya, Nattaya” suara tersebut muncul lagi, kali ini Nattaya sudah tidak bisa melawan rasa takutnya, ia segera berlari keluar kamar menghampiri ibunya yang sejak tadi masih menikmati secangkir teh hangat di ruang keluarga. “Ibu! Tolong aku” teriak Nattaya, “Kamu kenapa Nattaya, ada apa” ucap ibunya dengan panik, “Itu Bu, dari tadi siang ada yang terus memanggil namaku, arahnya dari luar jendela, dan aku yakin aku tidak salah dengar” jelas Nattaya, “Iyakah? Mari kita lihat bersama.” Nattaya dan ibunya berjalan ke kamar Nattaya, ibunya menyalakan saklar lampu kamar dan mulai melihat sekitar. “Tidak ada yang salah Nattaya” kata ibunya, “Nattaya, Nattaya” suara itu terdengar tepat setelah Ibunya menyebut nama Nattaya. “Itu Bu, Ibu dengarkan?” kata Nattaya. Ibunya langsung melihat keluar jendela dan mendapati ada burung kakaktua hinggap di pohon yang berada tepat di depan jendela kamar Nattaya, “Nattaya, suara itu bukan monster, itu hanya seekor burung kakaktua, yang ingin berkenalan denganmu” jelas ibunya, “Iyakah Bu? coba aku lihat.” Dan benar saja ada burung kakaktua di sana, “Oh Nattaya pikir itu suara monster” kata Nattaya, “Nattaya, Nattaya” kata burung kakaktua itu. “Wah, dia bisa mengikuti apa yang aku ucapkan” kata Nattaya kagum, “Iya, burung kakaktua memang bisa meniru kata yang kita ucapkan” jelas Ibu. Akhirnya teka-tekipun terjawab, dan Nattaya bisa tidur nyenyak bersama sahabat barunya burung kakak tua.
-TAMAT-


Eksplorasi konten lain dari Majalah MODEL Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Majalah MODEL Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Eksplorasi konten lain dari Majalah MODEL Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca